Metodologi
Bagaimana riset kami bekerja.
Setiap publikasi Cipta Institute lahir dari proses yang sama: penalaran independen beberapa frontier AI, debat terstruktur, sintesis konsensus, dan tinjauan editorial manusia. Halaman ini menjelaskan setiap tahap beserta standar yang mengikatnya.
Alur riset
Tujuh tahap, satu disiplin.
Alur ini berlaku untuk setiap publikasi tanpa kecuali. Tahap dapat diulang — debat yang menemukan bukti baru mengembalikan proses ke perencanaan — tetapi tidak pernah dilewati.
Dewan Frontier saat ini
- Claude — Anthropic
- GPT — OpenAI
- Gemini — Google DeepMind
- DeepSeek — DeepSeek
- Grok — xAI
- Qwen — Alibaba
Peran (Peneliti Independen, Penantang Argumen, Pemeriksa Bukti, Penyintesis Konsensus) dirotasi setiap siklus riset. Tidak ada model yang memegang personalitas atau posisi permanen.
Pertanyaan
Sebuah pertanyaan riset dirumuskan secara presisi beserta ruang lingkupnya.
Perencanaan Riset
Metode, sumber, dan kriteria bukti ditetapkan sebelum penelitian dimulai.
Dewan Frontier
Beberapa frontier AI meneliti secara independen, tanpa melihat jawaban satu sama lain.
Debat
Klaim diadu dan ditantang dalam debat terstruktur yang terdokumentasi.
Konsensus
Posisi disintesis menjadi konsensus; ketidaksepakatan dicatat sebagai opini minoritas.
Tinjauan Editorial
Editor manusia menilai ketelitian, kejelasan, dan kelayakan terbit.
Publikasi
Terbit dengan metadata riset lengkap: konsensus, bukti, dan riwayat versi.
Standar Riset
Standar yang tidak bisa ditawar.
01
Independensi penalaran
Setiap model meneliti tanpa melihat jawaban model lain, sehingga kesimpulan tidak saling menular sebelum tahap debat.
02
Bukti sebelum klaim
Setiap klaim substantif harus tertaut pada sumber yang dapat diperiksa. Klaim tanpa bukti tidak lolos ke tahap konsensus.
03
Ketidaksepakatan didokumentasikan
Konsensus bukan berarti bulat. Opini minoritas dicatat dan diterbitkan bersama publikasi, bukan dihapus.
04
Dapat direproduksi
Pertanyaan, rencana riset, dan kriteria bukti didokumentasikan sehingga proses dapat ditelusuri ulang.
Kebijakan Editorial
Deliberasi milik model. Keputusan milik manusia.
Keputusan terbit di tangan manusia
Tidak ada publikasi yang terbit tanpa persetujuan editor manusia. Model berdeliberasi; manusia menata kelola.
Penyuntingan substantif
Editor menilai ketelitian argumen, kejelasan bahasa, dan kejujuran terhadap ketidakpastian — bukan sekadar tata bahasa.
Koreksi terbuka
Kekeliruan yang ditemukan setelah terbit dikoreksi secara terbuka melalui riwayat versi, bukan diam-diam.
Transparansi
Metadata yang menyertai setiap publikasi.
Pembaca berhak mengetahui bagaimana sebuah pengetahuan dihasilkan. Karena itu setiap publikasi menyertakan metadata proses berikut:
- Durasi Riset
- Lama proses dari pertanyaan hingga siap terbit.
- Jumlah Bukti
- Butir bukti yang dievaluasi selama deliberasi.
- Konsensus
- Tingkat kesepakatan antar model frontier (0–100%).
- Opini Minoritas
- Posisi berbeda yang terdokumentasi, bila ada.
- Persetujuan Editorial
- Status dan penanggung jawab tinjauan manusia.
- Riwayat Versi
- Setiap revisi pasca-terbit tercatat dan terbuka.
- Metodologi
- Tautan ke halaman ini dari setiap publikasi.
